Langsung ke konten utama

BUDIDAYA PINANG

Budidaya Pinang - Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur merupakan dua kabupaten di Provinsi Jambi yang menjadi sentra perkebunan pinang. Komoditas pinang menjadi mata pencaharian masyarakat setempat dari jaman nenek moyang, Ini ditandai dari beberapa catatan peninggalan kerajaan kuno yang menyatakan pinang sebagai hasil bumi yang diperdagangkan di daerah pantai timur Jambi. Berdasarkan hasil uji kualitas dan mutu pinang, pinang yang berasal dari salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tepatnya kecamatan Betara merupakan pinang pinang terbaik dari segi kandungan tanin dan buahnya. Karena kualitasnya yang baik, maka tidak mengherankan pinang asal Tanjung Jabung (Tungkal & Sabak) menjadi primadona yang paling banyak diburu oleh saudagar (tauke) pinang diberbagai daerah di Indonesia untuk memenuhi permintaan dari luar negeri. Namun sayangnya, tanaman pinang masih banyak dibudidayakan secara tradisional atau konvensional. Setidaknya petan...

INILAH CARA AGAR PINANG BERBUAH LEBAT

Tanaman Pinang adalah salah satu tanaman tropis yang cukup popular di Indonesia. Secara geografis, keberadaan tanaman ini tersebar diseluruh Asia Selatan dan Asia Tenggara. Salah satu jenis pohon Pinang varieties unggul dari Indonesia adalah Pinang Betara.



Permintaan luar negeri yang semakin meningkat akan buah Pinang, membuat banyak petani yang mencoba membudidayakan pohon yang kaya manfaat ini. Lalu, bagaimana caranya supaya pohon Pinang dapat berbuah dengan lebat? Berikut ini akan dijelaskan mengenai cara budidaya Pinang yang baik agar pohon pinang berbuah lebat.

Cara Agar Buah Pinang Berbuah Lebat

Pertama, Siapkan jumlah benih yang dibutuhkan dalam setiap hektar areal tanam dan tambah 25%, untuk mengantisipasi terjadinya beberapa bibit yang mungkin gagal. Untuk kriteria buah sendiri bisa ambil buah yang berukuran besar, dengan berat buah yakni 30 - 40 buah/kg atau 35 g/butir. Usahakan untuk mengambil pohon yang sudah berumur lebih dari 10 tahun, dan sudah berproduksi secara stabil selama 25 tahun. Tentunya buah harus matang, tandanya warna buah oranye, dan pastikan buah dari pohon yang sehat, tanpa hama.

Kedua, persiapkan lahan. persemaian harus subur dan jauh dari berbagai macam gangguan. Bersihkan lahan dari rumput dan buat lahan supaya gembur atau lembab. Kemudian, buat bedengan memanjang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pada lahan.

Ketiga, Perkecambahan. Buah Pinang yang tersedia disusun dengan rapat pada bedengan dengan porsi horizontal, lalu tutup buah dengan tanah berpasir, dan beri naungan pada bedengan supaya tanah tetap gembur atau lembab. Usahakan supaya tanah tidak terkena sinar matahari secara langsung. Perkecambahan ini akan berlangsung 1,5 - 3 bulan.

Keempat, Pembibitan. Berikutnya, buah akan dipindahkan ke polybag dengan 2 proses. Yang pertama, pindahkan pada polybag berukuran 25cm x 25cm dan lubangi bagian bawahnya, isi ¾ dengan tanah dan padatkan, tanam biji dengan kedalaman 4cm.
Lalu, beri bedengan dengan daun kelapa atau alang-alang dengan tinggi 2,5m dan kurangi naungan setelah 2 – 5 bulan, proses kedua, pindahkan bibit pada polybag ukuran 40cm x 50cm, dan beri jarak antar polybag 30cm x 30cm. Isi polybag dengan 2/3 tanah dengan isi 50% kompos plus dan 50% tanah biasa.
Tanam bibit, dan pastikan pangkal batang bibit tepat di permukaan polybag. Lakukan pemupukan dengan pupuk NPK dengan dosisi 20g/polybag, tahap ini membutuhkan waktu 2 bulan, untuk diseleksi dan dipindahkan ke tanah lapang.

Kelima, Persiapan lahan penanaman, tentukan jarak tanah sekitar 2,7m x 2,7m. lalu, buat lubang tanam dengan ukuran 50cm x 50cm x 50cm (buat lubang ini 1 bulan sebelum penanaman supaya sudah terkena sinar matahari langsung.

Keenam, lakukan Sistem penanaman. Ada dua sistem yang bisa anda lakukan, yakni penanaman dengan sistem Monokultur yakni hanya satu tanaman yang akan menghasilkan dalam hal ini pohon pinang. Atau penanaman dengan sistem Tumpang Sari yaitu petani dapat menanam tanaman lain sebagai pendamping pohon Pinang seperti jagung dan kacang-kacangan supaya bisa mendapatkan untung lebih.

Baca Juga :
Tips Menyemaikan Bibit Pinang Unggul
Jenis Pohon Pinang Unggul Yang Harus Diketahui

Dan yang terakhir adalah dengan meperhatikan pemeliharaan tanaman. Mulai dari dilakukannya, penyulaman pada tanaman yang mati atau rusak, lalu pemupukan yang dilakukan 2 kali selama 1 tahun, penyiangan gulma, dan pengairan.

Pemeliharaan tanaman ini harus selalu diperhatikan, supaya pohon Pinang dapat berbuah tepat waktu dan berbuah lebat seperti yang diinginkan. Normalnya, pohon Pinang akan menghasilkan panen 800 - 1000 Kg per hektar dalam satu bulan. Dan masa produktif hingga 25 tahun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PINANG BETARA, PELOPOR JENIS PINANG UNGGUL DI INDONESIA

Provinsi Jambi menjadi salah satu penghasil pinang terbesar di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari data yang dimiliki oleh Balai Penelitian dan Pembangunan Pertanian. Setidaknya, kini ada lebih dari 17.000 hektar lahan yang ditanami pohon pinang di Provinsi Jambi. Total produksi setiap tahun rata-rata mencapai lebih dari 13.000 ton biji pinang kering. Jenis pinang yang ditanam oleh petani setempat adalah pinang betara. Pinang betara diketahui merupakan jenis pinang unggul yang pertama kali dibudidayakan di Indonesia. Biji pinang yang sedang dikeringkan Jenis pinang betara dikatakan unggul sebab, mampu menghasilkan potensi keuntungan panen yang baik dan cukup tinggi. Yakni sekitar 8 -10 ton pinang kering per hektar setiap tahunnya. Angka ini tentunya sangat membanggakan mengingat, belum ada jenis pinang lain yang mampu menghasilkan panen berlimpah seperti pinang betara. Bahkan, ketika dibandingkan dengan bibit pinang dari negara-negara lainnya.   Sertifikasi Pinang Betara Seba...

ANALISA USAHA PINANG BETARA UNTUK DIJADIKAN PELUANG USAHA YANG MENJANJIKAN

Pinang batara memiliki banyak manfaat yang sangat dibutuhkan banyak orang. Terutama dalam bidang kesehatan, pinang batara sangat kaya akan kandungan yang dapat mengobati beberapa penyakit yang sering diderita oleh orang-orang pada umumnya. Oleh karena itu, usaha pinang batara merupakan sebuah usaha yang menjanjikan untuk ke depannya. Akan tetapi, analisa usaha pinang betara juga harus dilakukan terlebih dahulu agar untuk ke depannya usaha tersebut dapat terus berjalan. Banyak aspek-aspek yang harus diketahui sebelum melakukan usaha pinang batara. Aspek dan Analisa Usaha Pinang yang Perlu Diketahui 1. Memperoleh bibit yang unggul Mengetahui tempat di mana Anda akan mendapatkan bibit pinang betara sangatlah perlu untuk dilakukan. Memperoleh bibit yang bagus tentunya akan membuat usaha Anda dalam budidaya serta pemanenan pinang betara akan mendapatkan hasil yang memuaskan. Tentu saja, dengan mengetahui bagaimana ciri-ciri pinang yang bagus untuk dipilih sebagai bibit usaha Anda, ju...

4 TIPS PERAWATAN BUDIDAYA PINANG BETARA TERBAIK

Pinang merupakan tumbuhan yang memiliki komoditas paling besar di Indonesia. Jenis pinang banyak macamnya seperti pinang kelapa, pinang merah dan pinang batara. Pinang batara memiliki pertumbuhan buah yang lebih cepat dari pada jenis pinang lainnya. Oleh karena itu, banyak para petani yang membudidayakan pinang betara. Perawatan pinang betara hampir sama seperti jenis pinang lainnya. Namun, untuk perawatan pinang sendiri harus membutuhkan ketelitian agar pinang dapat diproduksi dengan baik. Kebun Pinang di Kel. Mekar Jaya, Tanjab Barat, Jambi Berikut 4 Tips Perawatan Budidaya Pinang Betara Terbaik 1. Jenis Lahan yang Signifikan Untuk memproduksi pinang yang baik juga harus membutuhkan perawatan yang baik juga salah satunya dengan menyiapkan lahan yang signifikan. Misalnya, lahan yang akan ditanam harus memiliki tingkat keasaman kurang lebih 4 sampai 8 ph. Selain itu, usahakan lahan tumbuhan pinang harus berada di dataran yang rendah yakni berkisar dibawah 600  mdpl. U...